• Phone : +62 85255467411
  • Address : Makassar, Indonesia

Solusi Pembiayaan untuk Mendorong Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Share this IOA:
Compare IOA >
Country
Indonesia
Sector
Sub Sector
Indicative Return
Segmen Neobanking diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 41,0% pada tahun 2023. (22)
Investment Timeframe
Jangka Pendek (0–5 tahun)
Market Size
> USD 1 miliar
Average Ticket Size (USD)
> USD 10 juta
Direct Impact
SDG 8: Decent Work and Economic Growth
Indirect Impact
SDG 1: No Poverty
SDG 5: Gender Equality
SDG 10: Reduced Inequalities

Berinvestasilah pada perusahaan pembiayaan B2C dan P2P yang membentuk hubungan antara pemberi pinjaman/investor dan peminjam. Pemberi pinjaman dapat berupaya berinvestasi di UMKM dengan menawarkan pinjaman usaha yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan modal kerja mereka, termasuk pembiayaan faktur, pembiayaan rantai pasokan, pinjaman jangka panjang, dan pinjaman mikro. Beberapa contoh perusahaan yang aktif di bidang ini adalah:

PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) adalah platform pembiayaan digital UKM di Indonesia yang menyediakan pembiayaan usaha kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didanai oleh pemberi pinjaman perorangan dan institusional. Didirikan pada tahun 2016, Modalku menawarkan berbagai pinjaman produktif seperti pembiayaan faktur, pembiayaan rantai pasokan, pinjaman berjangka, dan pinjaman mikro. Pada tahun 2022, Modalku berhasil mengumpulkan dana sebesar USD 294 juta dalam pendanaan Seri C+ berupa ekuitas dan utang yang dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2, dengan partisipasi dari VNG, Rapyd Ventures, EDBI, Indies Capital, Ascend Vietnam Ventures, dan pemegang saham yang sudah ada seperti Sequoia Capital India dan BRI Ventures. (17).

PT Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks), didirikan pada tahun 2017, mengoperasikan platform pinjaman antar-perorangan yang menawarkan pinjaman terkait bisnis, pendidikan, dan kesehatan. Platform ini menyediakan suku bunga 18% dan dana cadangan. Hingga tahun 2020, platform ini telah mengumpulkan dana sebesar USD 59,35 juta, termasuk USD 10 juta dari Lendable Ltd dan USD 20 juta dari East Ventures Pte. Ltd, PT Sinar Mas Digital Ventures dan lainnya (17).

Amartha (PT Micro Amartha Fintek), didirikan pada tahun 2010, adalah pemberi pinjaman peer-to-peer (P2P) yang memungkinkan investor untuk menemukan peluang investasi di UMKM. Pada tahun 2021, valuasinya adalah USD 140 juta (18), karena berhasil mengumpulkan pendanaan USD 28 juta dari Women's World Banking Capital Partners II (WWB), MDI Ventures dan investor yang sudah ada lainnya (Mandiri Capital Indonesia (MCI) dan UOB Venture Management). (19)

Country & Regions

Explore the country and target locations of the investment opportunity.

Country: Indonesia

Regions:
Di seluruh negeri

Sector Classification

Explore the sector and sub-sector of the investment opportunity.

Sector: Keuangan

Sub Sector: Perbankan Korporasi dan Ritel

Indicative Return: Segmen Neobanking diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 41,0% pada tahun 2023. (22)

Pipeline Opportunity

Explore the pipeline opportunity of the investment opportunity.

Area Peluang Investasi
Solusi Pembiayaan untuk Mendorong Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Model Bisnis
Berinvestasilah pada perusahaan pembiayaan B2C dan P2P yang membentuk hubungan antara pemberi pinjaman/investor dan peminjam. Pemberi pinjaman dapat berupaya berinvestasi di UMKM dengan menawarkan pinjaman usaha yang terjangkau untuk memenuhi kebutuhan modal kerja mereka, termasuk pembiayaan faktur, pembiayaan rantai pasokan, pinjaman jangka panjang, dan pinjaman mikro. Beberapa contoh perusahaan yang aktif di bidang ini adalah:

PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku) adalah platform pembiayaan digital UKM di Indonesia yang menyediakan pembiayaan usaha kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didanai oleh pemberi pinjaman perorangan dan institusional. Didirikan pada tahun 2016, Modalku menawarkan berbagai pinjaman produktif seperti pembiayaan faktur, pembiayaan rantai pasokan, pinjaman berjangka, dan pinjaman mikro. Pada tahun 2022, Modalku berhasil mengumpulkan dana sebesar USD 294 juta dalam pendanaan Seri C+ berupa ekuitas dan utang yang dipimpin oleh SoftBank Vision Fund 2, dengan partisipasi dari VNG, Rapyd Ventures, EDBI, Indies Capital, Ascend Vietnam Ventures, dan pemegang saham yang sudah ada seperti Sequoia Capital India dan BRI Ventures. (17).

PT Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks), didirikan pada tahun 2017, mengoperasikan platform pinjaman antar-perorangan yang menawarkan pinjaman terkait bisnis, pendidikan, dan kesehatan. Platform ini menyediakan suku bunga 18% dan dana cadangan. Hingga tahun 2020, platform ini telah mengumpulkan dana sebesar USD 59,35 juta, termasuk USD 10 juta dari Lendable Ltd dan USD 20 juta dari East Ventures Pte. Ltd, PT Sinar Mas Digital Ventures dan lainnya (17).

Amartha (PT Micro Amartha Fintek), didirikan pada tahun 2010, adalah pemberi pinjaman peer-to-peer (P2P) yang memungkinkan investor untuk menemukan peluang investasi di UMKM. Pada tahun 2021, valuasinya adalah USD 140 juta (18), karena berhasil mengumpulkan pendanaan USD 28 juta dari Women's World Banking Capital Partners II (WWB), MDI Ventures dan investor yang sudah ada lainnya (Mandiri Capital Indonesia (MCI) dan UOB Venture Management). (19)

Business Case

Explore the business case of the investment opportunity.

Ukuran dan Lingkungan Pasar

Ukuran Pasar (USD)
> USD 1 miliar

CAGR
> 25%

Unit IOA Kritis
Jumlah total UMKM (2018) - 99,99% pelaku usaha (64.199.606 unit usaha) (23)
Pada tahun 2019, sektor jasa merupakan kontributor utama (43,4%) terhadap PDB negara, terutama didorong oleh UMKM. (24) Jumlah UMKM mencapai 64,2 juta unit, dengan kontribusi 61,07% terhadap PDB. UMKM mampu menyerap 97% dari total angkatan kerja, dan mencapai 60,42% dari total investasi di Indonesia. (25)

Menurut IFC, 54% UKM tertarik untuk mendapatkan pinjaman bank. Pada tahun 2014, potensi permintaan kredit dari UKM yang dimiliki perempuan adalah sekitar USD 6 miliar. Kesenjangan Pembiayaan UMKM (2017) adalah USD 165 miliar dengan kesenjangan Pembiayaan UMKM / PDB sebesar 19% (13).

Nilai transaksi rata-rata per pengguna di segmen Pembiayaan Alternatif diproyeksikan mencapai USD 4.535 pada tahun 2022. (22) Tingkat penetrasi pengguna internet seluler yang tinggi dan >150 perusahaan FinTech merupakan pendorong utama bagi Indonesia untuk menjadi salah satu ekonomi digital terbesar di Asia. (23)

Pengembalian Indikatif

GPM
Segmen Neobanking diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan pendapatan sebesar 41,0% pada tahun 2023. (22)
Modalku telah menyalurkan >3 juta pinjaman senilai >USD 1 miliar kepada UMKM Indonesia. Amartha telah tumbuh secara eksponensial hingga menyalurkan pinjaman senilai >USD 215 juta dan menjangkau lebih dari 600.000 pengusaha mikro perempuan pada tahun 2020. (23)

KoinWorks telah menghasilkan keuntungan. Pada tahun 2021, kinerja pinjaman P2P melalui KoinP2P mencapai USD 493 juta, dengan kontribusi sebesar USD 195 juta. Aset Non-Produktif [NPA] di KoinWorks masih berada di angka 1,07%. (26)

Perusahaan Private Equity menargetkan IRR (Internal Rate of Return) sebesar 20-25% atas investasi mereka. Pengembalian bergantung pada tahap investasi dan valuasi pada saat divestasi. Contoh: Investor dana tahap awal (seed fund) akan memperoleh pengembalian yang lebih baik jika mereka mempertahankan investasi mereka, dibandingkan dengan investor yang masuk pada tahap selanjutnya.

Jangka Waktu Investasi

Jangka waktu
Jangka Pendek (0–5 tahun)

KoinWorks, yang dimulai pada tahun 2017, telah menghasilkan keuntungan dan berencana untuk mengumpulkan modal Seri C (26)

Ukuran Tiket

Ukuran Tiket Rata-Rata (USD)
> USD 10 juta

Risiko Pasar & Hambatan Skala

Tingkat inklusi digital UMKM di Indonesia masih rendah, dengan sekitar 85% UMKM belum mengambil langkah untuk mendigitalisasi bisnis mereka (21)

Bisnis - Kendala Rantai Pasokan
Faktor-faktor yang membatasi digitalisasi UMKM: (21) >Kurangnya pengetahuan/keterampilan teknologi digital >Keterbatasan modal untuk mempersiapkan digitalisasi >Lingkungan kompetitif menciptakan rasa rendah diri pada pelaku UMKM >Infrastruktur pendukung yang tidak memadai (daerah pedesaan) >Ketakutan akan pelanggaran keamanan informasi

Pasar - Volatil
Mayoritas orang yang mengandalkan platform FinTech untuk meminjam adalah peminjam pertama kali tanpa riwayat kredit. Risiko aset bermasalah (NPA) atau piutang macet tinggi dalam skenario seperti itu karena tidak ada riwayat kredit yang tersedia untuk menentukan skor kredit. (27)

Impact Case

Explore the impact case of the investment opportunity.

Kebutuhan Pembangunan Berkelanjutan
Mendukung industri dalam negeri: Lembaga pemberi pinjaman yang berfokus pada UMKM memainkan peran kunci dalam membiayai industri yang berkembang pesat dan membutuhkan modal mendesak selama Covid-19. Hal ini sangat signifikan dalam kasus rantai pasokan layanan kesehatan, di mana perusahaan-perusahaan baru membutuhkan akses cepat ke pinjaman modal kerja. (23)

Sederhanakan kriteria pinjaman UMKM. Pengajuan pinjaman modal kerja tradisional memerlukan keuntungan selama 3 tahun, riwayat kredit 2-3 tahun, dan jaminan. Pemberi pinjaman P2P tidak memerlukan jaminan dan menentukan kredibilitas berdasarkan kekuatan pembeli, arus kas, dan kontrak dengan perusahaan blue-chip. (23)

Mengatasi kesenjangan gender digital, khususnya dalam pendidikan TI, untuk memungkinkan perempuan bersaing dengan rekan laki-laki mereka. (28) Proporsi orang dewasa (berusia 15-59 tahun) dengan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi (TIK): Perempuan - 60,60; Laki-laki - 67,88 (11)

Gender & Marginalisasi
Mendorong pertumbuhan UMKM yang dapat secara signifikan mengurangi angka pengangguran. (29) Angka pengangguran di Indonesia meningkat dari 5,30 pada tahun 2018 menjadi 6,26 pada tahun 2021. (11) Proporsi UMKM yang memiliki akses ke layanan keuangan meningkat dari 14,36% pada tahun 2012 menjadi 24,40% pada tahun 2020. (11)

Meningkatkan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. KoinWorks telah meningkatkan porsi pinjamannya di Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Indonesia Timur menjadi 30% dari total distribusi, di samping 70% yang terealisasi di Jawa. (26)

Mendorong pemberdayaan perempuan dengan mendukung wirausaha perempuan. Amartha menawarkan pinjaman modal kerja berbasis komunitas (model grameen) (berkisar antara USD 200 hingga USD 700) kepada perempuan di daerah pedesaan, bersamaan dengan pendidikan literasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan. (19)

Hasil Pembangunan yang Diharapkan
Covid-19 telah menyoroti perlunya mempromosikan pertumbuhan platform FinTech yang menawarkan solusi pinjaman digital untuk mempertahankan dan mendukung pemulihan UMKM di Indonesia, (30) yang saat ini hanya 20% yang layak mendapatkan pinjaman bank. (31)

Mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan memastikan bahwa kredit dapat diakses oleh UMKM, dengan menyediakan akses keuangan melalui berbagai produk layanan keuangan yang inovatif dan saling terhubung, terutama di pasar digital dan pinjaman antar individu (peer-to-peer/P2P). (23)

Memastikan ketersediaan modal bagi masyarakat yang kurang terlayani perbankan dan melepaskan potensi aktivitas ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan pertumbuhan secara lebih inklusif. Pinjaman berbasis fintech berpotensi mengisi kesenjangan pembiayaan negara yang ada sebesar ~USD 75 miliar. (31)

Gender & Marginalisasi
Meningkatkan inklusi keuangan melalui FinTech yang dapat menjadi alat yang hebat untuk menyediakan pembiayaan bagi UMKM, termasuk pengusaha yang kurang terlayani dan pengusaha perempuan. (6) Amartha menargetkan segmen berpenghasilan rendah, yaitu ~200 juta orang Indonesia dengan penghasilan rendah <USD 4,10 per hari.

Pertumbuhan UMKM dengan menawarkan dukungan pendanaan bagi pengusaha perempuan akan menghasilkan penciptaan lapangan kerja, mendorong kehadiran talenta perempuan untuk berkarir di industri fintech. 77% perusahaan FinTech mengklaim lebih mudah menemukan talenta laki-laki daripada talenta perempuan. (32)

Memberikan peluang bagi usaha-usaha yang kurang mendapat perhatian dengan mengadopsi praktik terbaik internasional, khususnya bagi UMKM yang dimiliki oleh perempuan, untuk membantu menambah penghasilan rumah tangga, mendorong partisipasi perempuan dalam angkatan kerja dan meningkatkan ketahanan keuangan secara keseluruhan. (19)

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) utama yang ditangani
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8)
8 - Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
8.10.1 (a) Jumlah cabang bank komersial per 100.000 orang dewasa dan (b) jumlah mesin teller otomatis (ATM) per 100.000 orang dewasa

8.10.2 Proporsi orang dewasa (15 tahun ke atas) yang memiliki rekening di bank atau lembaga keuangan lainnya atau dengan penyedia layanan uang elektronik

Nilai Saat Ini
Jumlah cabang bank komersial per 100.000 orang dewasa: 14,16 pada tahun 2012; 17,67 pada tahun 2020. Jumlah ATM per 100.000 orang dewasa: 35,73 pada tahun 2012; 52,95 pada tahun 2020 (11)

Tidak tersedia per Januari 2022

Nilai Target
ATM (per 100 ribu penduduk, dalam unit): 56,3 unit pada tahun 2021, 56,7 unit pada tahun 2022, 57,1 unit pada tahun 2023, 57,5 ​​unit pada tahun 2024. Cabang (per 100 ribu penduduk, dalam unit): 15,4 unit pada tahun 2021, 15,3 unit pada tahun 2022, 15,3 unit pada tahun 2023, 15,3 unit pada tahun 2024. (33)

Tidak tersedia per Januari 2022

SDGs sekunder yang dibahas
Tidak Ada Kemiskinan (SDG 1)
1 - Tanpa Kemiskinan
Mengurangi Ketidaksetaraan (SDG 10)
10 - Mengurangi Ketidaksetaraan
Kesetaraan Gender (SDG 5)
5 - Kesetaraan Gender
Pihak-pihak yang terdampak secara langsung
Rakyat
UMKM mendapat manfaat dari solusi pinjaman yang terjangkau dan mudah diakses.
Ketidaksetaraan gender dan/atau marginalisasi
Sebagian besar UMKM dimiliki oleh pengusaha wanita yang mendapat manfaat dari kemudahan akses dan solusi pinjaman yang terjangkau.
Planet
> Lembaga pemberi pinjaman FinTech memiliki opsi untuk melayani UMKM yang berfokus pada teknologi ramah lingkungan, energi terbarukan, dan inisiatif hijau lainnya. > Seiring bisnis memanfaatkan teknologi, lingkungan terlindungi melalui pengurangan jejak karbon.
Perusahaan
Perusahaan-perusahaan besar mendapat manfaat dari penghematan biaya yang dihasilkan dari pengalihdayaan sebagian pekerjaan mereka ke komunitas UMKM yang berkembang, sehingga menghemat biaya operasional mereka.
Sektor publik
Penguatan komunitas UMKM melalui kemudahan pinjaman yang terjangkau akan menghasilkan pertumbuhan ekspor UMKM, sehingga mengarah pada pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional yang berkelanjutan. (26)
Pihak-pihak yang terdampak secara tidak langsung
Rakyat
Masyarakat memperoleh manfaat dari peningkatan kesempatan kerja. UMKM menyerap 116.978.631 orang atau 97% dari total angkatan kerja di Indonesia. (21)
Ketidaksetaraan gender dan/atau marginalisasi
Para pengusaha wanita diberdayakan melalui perluasan bisnis mereka, sehingga meningkatkan kontribusi mereka terhadap pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan keluarga mereka.
Planet
Pengurangan emisi CO2 karena berkurangnya beban pada layanan transportasi untuk perjalanan ke bank.
Perusahaan
Perusahaan yang menguntungkan dapat menawarkan pengembalian yang lebih baik kepada investor mereka dan tumbuh secara organik ke bidang-bidang baru.
Sektor publik
Meringankan beban lembaga jasa keuangan tradisional yang, melalui kantor fisik mereka, berusaha memenuhi permintaan kredit jutaan warga Indonesia. (23)
Risiko Hasil
Bank tradisional dengan pengetahuan teknologi yang terbatas, yang tidak mampu berkembang dan bersaing dengan pemain FinTech karena lambatnya implementasi/penegakan tindakan digital dapat tereliminasi. (34)

Potensi serangan siber (kerentanan sistem terhadap pencurian dan penyalahgunaan data pelanggan) dapat berdampak buruk terhadap perekonomian dengan kebocoran informasi pribadi pelanggan dan data rahasia pemerintah (6)

Risiko gagal bayar (gagal membayar pinjaman) khususnya oleh peminjam UMKM yang baru pertama kali atau penipuan juga dapat berdampak pada efisiensi sistem dan mengakibatkan potensi kerugian bagi investor atau pemberi pinjaman. (6)

Potensi risiko disinformasi akibat UMKM yang mengambil pinjaman berlebihan dari sumber informal dan tidak mengungkapkannya kepada pemberi pinjaman formal.

Risiko ketidaksetaraan gender dan/atau marginalisasi: Diperlukan investasi yang cukup besar untuk mendidik UMKM, khususnya dari lingkungan dengan sumber daya terbatas, tentang manfaat mempersiapkan diri untuk meminjam dari pemberi pinjaman formal.

Risiko Dampak
Ketiadaan solusi pembiayaan yang mudah diakses dapat membatasi pertumbuhan UMKM, sehingga menghambat peningkatan kualitas hidup penduduk yang kurang mampu/tidak memiliki akses ke layanan perbankan, dan menghalangi pertumbuhan ekonomi.

Tanpa adanya registrasi terpusat untuk memberikan visibilitas terhadap pinjaman UMKM, pertumbuhan bisnis tersebut dapat menyebabkan kelebihan utang. Tantangan ini mungkin akan semakin besar jika mayoritas UMKM tidak terdaftar.

Risiko ketidaksetaraan gender dan/atau marginalisasi: Kurangnya regulasi dan kontrol dapat mengakibatkan eksploitasi terhadap populasi yang kurang terlayani.

Klasifikasi Dampak
C—Berkontribusi pada Solusi

Apa
Menyediakan solusi pinjaman yang terjangkau dan mudah diakses bagi UMKM untuk mendukung kebutuhan modal kerja mereka.

Siapa
Kurang terlayani; UMKM mendapat manfaat dari solusi pinjaman yang terjangkau; Penduduk mendapat manfaat dari pertumbuhan kesempatan kerja.

Mempertaruhkan
Pemanfaatan teknologi digital tanpa langkah-langkah perlindungan pelanggan yang memadai dapat membuat pelanggan rentan terhadap kejahatan siber/penipuan.

Kontribusi
Keterbatasan akses kredit bagi UMKM mengurangi PDB Indonesia sebesar ~USD 130 miliar, atau setara dengan 14% dari PDB. (35) Pinjaman Fintech dapat mengisi kesenjangan pembiayaan yang ada sebesar ~USD 75 miliar. (31)

Berapa harganya
Pada tahun 2018, jumlah total pelaku UMKM adalah 64.199.606 unit usaha (99,99% dari total pelaku usaha). Dari segi penyerapan tenaga kerja, UMKM menyerap 116.978.631 orang (97% dari angkatan kerja). (21)

Tesis Dampak
Pinjaman terjangkau untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan memicu pertumbuhan ekonomi domestik, peningkatan tingkat pengangguran, dan inklusi keuangan.

Enabling Environment

Explore the enabling environment of the investment opportunity.

Lingkungan Kebijakan
MPSJKI 2021-2021: diarahkan pada peningkatan ketahanan dan daya saing FSS melalui penguatan ketahanan dan daya saing, pengembangan ekosistem jasa keuangan, dan percepatan transformasi digital. (3)

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN): akan mendukung UMKM melalui Subsidi Bunga Pinjaman Usaha Rakyat (KUR), dan pembiayaan Dukungan untuk Koperasi dan UMKM (3).

Strategi Nasional untuk Pengembangan Pasar Keuangan 2018-24 menyatakan strategi untuk memberdayakan FinTech, termasuk: >Menyusun peta jalan pengembangan inovasi digital >Menerbitkan regulasi untuk pinjaman P2P >Mendukung pasar tanpa akses ke ekuitas >Mengembangkan ekosistem pinjaman P2P (36)

MPSJKI 2021-2021: OJK telah melaksanakan beberapa kebijakan untuk mendorong pengembangan UMKM: (1) Mengarahkan seluruh Lembaga Keuangan untuk memperluas layanan kepada UMKM, khususnya di daerah pedesaan terpencil; (2) Terus mendukung penyaluran Pinjaman Usaha Rakyat (KUR) dengan berbagai skema. (3)

Program Keluarga Harapan (PKH): Inklusi keuangan dipercepat melalui beberapa strategi seperti meningkatkan akses ke layanan keuangan formal, meningkatkan literasi dan perlindungan konsumen, memperkuat akses UMKM ke modal dan pengembangan, serta meningkatkan produk dan layanan keuangan digital (37).

Lingkungan Keuangan
Insentif keuangan: Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 (PPh Final PP 23), wajib pajak perorangan atau badan usaha kecil dan menengah (UMKM) menerima insentif pajak penghasilan sebesar 0,5%. Hal ini dapat dilakukan dengan menyampaikan laporan realisasi bulanan (43).

Insentif fiskal: Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 105/PMK.05/2015, Pemerintah India memberikan subsidi suku bunga kredit sebesar 3% untuk individu/UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), berkisar antara USD 700-7.000. Total alokasi anggaran negara sebesar USD 26 miliar akan dialokasikan dalam anggaran negara tahun 2022 untuk program ini (44, 45).

Insentif lainnya: Pasal 23 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh) menyatakan bahwa penghasilan bunga yang diperoleh pemberi pinjaman akan dikenakan pajak sebesar 15%. Kompensasi berupa jasa lain yang diperoleh pelaku usaha dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 23, yaitu sebesar 2% dari laba yang diperoleh. (46)

Lingkungan Regulasi
Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional untuk Inklusi Keuangan (SNKI) bertujuan untuk mendorong penguatan akses terhadap modal dan dukungan kepada UMKM, serta penguatan integrasi kegiatan ekonomi dan keuangan inklusif melalui layanan keuangan digital. (38)

Manajemen risiko pada pinjaman fintech diatur dalam Peraturan BI No. 19/12/PBI/2017 tentang Organisasi Teknologi Keuangan pada Sistem Pembayaran Pendukung Investasi Pasar dan Manajemen Risiko Pinjaman, Pembiayaan atau Pendanaan, dan Penggalangan Modal dan Jasa Keuangan Lainnya. (39)

POJK No. 77/2016 tentang Layanan Kredit Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) bertujuan untuk mendukung platform pinjaman FinTech P2P dan melindungi konsumen. Jumlah pinjaman maksimal kepada peminjam adalah USD 140.000. Hal ini mendorong pengembangan Fintech 2.0 dan 3.0 (big data, blockchain) (40)

FinTech termasuk dalam Klasifikasi Industri Standar Indonesia subkategori 64951 yang meliputi penyediaan, pengelolaan, dan pengoperasian jasa keuangan untuk melakukan perjanjian pinjaman dalam mata uang rupiah melalui sistem elektronik menggunakan jaringan internet. (41)

Regulasi terkait pemberian pinjaman terdapat dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Jasa Peminjaman dan Pemberian Pinjaman Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI). (42)

Marketplace Participants

Explore the marketplace participants of the investment opportunity.

Sektor Swasta
Korporasi: PT Ammana Fintek Syariah (Ammana), PT Investree Radhika Jaya, PT SimpleFi Teknologi Indonesia (AwanTunai), Alami Technologies, PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku) Investor: STRIVE, Inc.; Jungle Ventures Pte. Ltd.; Usaha Bukit Biksu; Amand Ventures Pte. Ltd.

Pemerintah
OJK, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan atau TNP2K)

Multilateral
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Bank Pembangunan Asia (ADB), Bank Dunia (WB), Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ)

Organisasi Nirlaba
Akumindo (asosiasi UMKM), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)

Kemitraan Publik-Swasta
Untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial selama pandemi COVID-19, Kementerian Sosial bekerja sama dengan perusahaan FinTech, dengan dukungan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Target Locations

Explore the target locations of the investment opportunity.

Di seluruh negeri
Model-model tersebut harus memiliki jangkauan hingga ke pelosok (last-mile reach) untuk memastikan efisiensi model dan pencapaian inklusi keuangan.

References

Explore the references of the investment opportunity.

(1)OJK. 2020. BAGAIMANA UMKM & PERBANKAN DAPAT SUKSES DI ERA DISRUPSI EKONOMI & DIGITAL. https://www.ojk.go.id/id/data-dan-statistik/research/prosiding/Documents/Kajian%20Bagaimana%20UMKM%20dan%20Perbankan%20Dapat%20Sukses%20di%20Era%20Disrupsi%20Ekonomi%20dan%20Digital.pdf
(2) SOFIA-Oxford Policy Management Ltd. 2017. Memahami penggunaan jasa keuangan oleh masyarakat di Indonesia. https://www.bappenas.go.id/files/e2017943-e9b8-4452-ae8a-5f7c86b4a814/download
(3)OJK. 2021. RENCANA INDUK SEKTOR JASA KEUANGAN INDONESIA 2021-2025. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Master-Plan-Sektor-Jasa-Keuangan-Indonesia-2021-2025.aspx
(4) Mitra Modal Bambu. 2020. Amartha – Menjembatani kesenjangan pembiayaan bagi perempuan pengusaha di Indonesia. https://bamboocp.com/amartha-bridging-the-financing-gap-for-women-entrepreneurs-in-indonesia/
(5) PERBANKAN DUNIA WANITA. 2019. Indonesia. https://www.womensworldbanking.org/country-strategies-indonesia/#keytrends
(6) OJK. 2020. Mendukung Inklusi Keuangan untuk UMKM melalui FinTech. untuk https://ojk.go.id/id/berita-dan- OJK/publikasi /Documents/Pages/Financial-Inclusion-for-MSMEs-Through-Fintech/OJK%20Publication%20-Financial%20Inclusion%20for%20MSMEs%20through%20Fintech.pdf
(7) Ayman Falak Medina. 2021. Peluang di Sektor Teknologi Keuangan Indonesia. https://www.aseanbriefing.com/news/opportunities-in-indonesias-financial-technology-sector/
(8) J-PAL. 2020. Menuju Keuangan Digital Inklusif di Indonesia (Whitepaper Inisiatif Inovasi Keuangan Inklusif). https://www.povertyactionlab.org/review-paper/towards-inclusive-digital-finance-indonesia-inclusive-financial-innovation-initiative
(9) PRAKARSA Policy Brief. 2020. Risiko Kelebihan Hutang di Tengah Pandemi COVID-19. https://responsibank.id/media/496087/policy-brief-23-eng-the-risk-of-over-indebtedness-amid-covid-19-pandemic.pdf
(10) OJK. 2020. PETA JALAN DAN RENCANA AKSI INOVASI KEUANGAN DIGITAL 2020-2024. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan- /publikasi/Documents/Pages/Publikasi-Materi-Digital-Finance-Innovation-Road-Map-dan-Action-Plan-2020-2024-serta-Digital-Financial-Literacy/Digital%20Finance%20Innovation%20Road%20Map%20dan%20Action%20Plan.pdf
(11) Republik Indonesia. 2021. Lampiran Tinjauan Nasional Sukarela Indonesia. https://sdgs.bappenas.go.id/laporan-voluntary-national-review-vnr-indonesia-2021/
(12) Republik Indonesia. 2020. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Indonesia 2020-2024 https://katalog.data.go.id/dataset/rpjmn-tahun-2020-2024/resource/23e26880-a84f-4443-a16f-1ddb3b69cfeb.
(13) International Finance Corporation. 2016. UKM yang Dimiliki Perempuan di Indonesia: Peluang Emas bagi Lembaga Keuangan Lokal. https://www.ifc.org/wps/wcm/connect/region__ext_content/ifc_external_corporate_site/east+asia+and+the+pacific/resources/women-owned+smes+in+indonesia-a+golden+opportunity+for+local+financial+institutions
(14) Bappenas. 2021. Tinjauan Nasional Sukarela Indonesia 2021. https://sustainabledevelopment.un.org/content/documents/280892021_VNR_Report_Indonesia.pdf.
(15)OJK. 2021. Statistik Perbankan Indonesia - Oktober 2021. https://www.ojk.go.id/id/kanal/perbankan/data-dan-statistik/statistik-perbankan-indonesia/Pages/Statistik-Perbankan-Indonesia---Oktober-2021.aspx
(16) ILO. 2019. Pembiayaan usaha kecil di Indonesia: tantangan dan peluang. https://www.ilo.org/jakarta/whatwedo/publications/WCMS_695134/lang--en/index.htm
(17) CIMB Niaga. 2020. Laporan Fintech 2020. https://branchlessbanking.cimbniaga.co.id/download/Fintech%20Report%202020.pdf
(18) Ruang Deal. 2022. Amartha. https://app.dealroom.co/companies/amartha
(19) MoneyPlus. 2021. Amartha Mendapatkan Pendanaan Baru Sebesar USD 28 Juta yang Dipimpin oleh Women's World Banking. https://blog.amartha.com/amartha-secures-usd-28-million-new-funding-led-by-womens-world-banking/
(20) Awan Tunai. 2022. Tentang Kami. https://www.awantunai.co.id/aboutus
(21) OJK dan BCG. 2020. BAGAIMANA UMKM & PERBANKAN DAPAT SUKSES DI ERA DISRUPSI EKONOMI & DIGITAL. https://www.ojk.go.id/id/data-dan-statistik/research/prosiding/Documents/Kajian%20Bagaimana%20UMKM%20dan%20Perbankan%20Dapat%20Sukses%20di%20Era%20Disrupsi%20Ekonomi%20dan%20Digital.pdf
(22) Statista. 2021. Pasar Digital FinTech. https://www.statista.com/outlook/dmo/fintech/indonesia
(23) The Jakarta Post. 2021. Pinjaman P2P: Menetapkan tren baru untuk menjangkau UMKM dan perempuan. https://www.thejakartapost.com/academia/2021/03/03/p2p-lending-setting-new-trends-to-reach-msmes-and-women.html.
(24) Ken Research. 2020. Prospek Industri Pinjaman dan Asuransi Online Indonesia hingga 2024: Mendorong Perusahaan yang Sudah Ada untuk Mengejar Pertumbuhan Melalui Pengembangan Produk & Ekspansi Internasional. https://www.kenresearch.com/banking-financial-services-and-insurance/loans-and-advances/indonesia-online-loan-aggregator-industry-outlook/347119-93.html
(25) Kementerian Keuangan. 2021. Pemerintah Terus Perkuat UMKM Melalui Berbagai Bentuk Bantuan. https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/pemerintah-terus-perkuat-umkm-melalui-berbagai-bentuk-bantuan/
(26) Aziz Rahardyan. 2021. KoinWorks Ciptakan Ekosistem Layanan Finansial UKM Buat Penuhi Imbauan OJK. https://finansial.bisnis.com/read/20211030/563/1460042/koinworks-ciptakan-ekosistem-layanan-finansial-ukm-buat-penuhi-imbauan-ojk.
(27) MicroCapital. 2020. MICROCAPITAL BRIEF: Accion Venture Lab Mengambil Saham di Pintek Indonesia, Penyedia Pinjaman Online untuk Siswa dan Sekolah. https://www.microcapital.org/microcapital-brief-accion-venture-lab-takes-equity-stake-in-pintek-of-indonesia-provider-of-online-loans-to-students-schools/
(28) Open Data Labs. 2018. Literasi Digital dan Anak Perempuan Muda di Indonesia: Menjembatani Kesenjangan. https://labs.webfoundation.org/digital-literacy-and-young-girls-in-indonesia-bridging-the-gap/
(29) P. Eko Prasetyo. 2021. Peran UMKM terhadap Pengangguran di Indonesia. https://turcomat.org/index.php/turkbilmat/article/view/8944
(30) Bisnis.com Media Digital. 2020. Kredit Plus Peroleh US$50 Juta dari IFC. https://finansial.bisnis.com/read/20201228/89/1335921/kredit-plus-peroleh-us50-juta-dari-ifc
(31) The Jakarta Post. 2017. Pinjaman Fintech membuka peluang bagi UKM. https://www.thejakartapost.com/academia/2017/01/18/fintech-lending-opens-up-opportunities-for-smes.html
(32) Indo Tekno. 2021. KoinWorks mendukung partisipasi perempuan di industri fintech. https://www.indotelko.com/read/1615213445/koinworks-fintech
(33) SEKRETARIAT SDGS NASIONAL. 2019. Rencana Aksi Nasional SDG Indonesia-RAN SDGs 2021-2024. https://sdgs.bappenas.go.id/category/dokumen/rencana-aksi-nasional-ran/.
(34) Statista. 2022. Bank-bank terbesar di Indonesia per kuartal I 2021, berdasarkan total aset. https://www.statista.com/statistics/830681/indonesia-top-banks-by-total-assets/
(35) Oliver Wyman dan Modalku. 2016. Waktu untuk pinjaman pasar – Mengatasi kesenjangan di Indonesia. https://www.oliverwyman.com/content/dam/oliver-wyman/global/en/2016/apr/Time_For_Marketplace_Lending.pdf
(36) Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK. 2018. Strategi Nasional Pengembangan Pasar Keuangan, 2018-2024. https://www.bi.go.id/en/publikasi/kajian/Documents/SNPPPK-BI-EN.pdf
(37) Program Keluarga Harapan. 2018. PROGRAM APA ITU KELUARGA HARAPAN. https://pkh.kemensos.go.id/?pg=tentangpkh-1
(38) Republik Indonesia. 2020. Strategi Nasional Keuangan Inklusif. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/154566/perpres-no-114-tahun-2020
(39) Bank Indonesia. 2017. Penyelenggaraan Teknologi Finansial. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/135776/peraturan-bi-no-1912pbi2017-tahun-2017
(40) OJK. 2016. POJK No. 77/2016 tentang Layanan Pinjaman Berbasis Teknologi Informasi. http://www.ojk.go.id/id/regulasi/otoritas-jasa-keuangan/peraturan-ojk/Pages/POJK-Nomor-77-POJK.01-2016.aspx
(41) BPS. 2020. PERATURAN BADAN PUSAT STATISTIK NOMOR 2 TAHUN 2020 TENTANG KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA. https://legalitas.org/KBLI-2020.pdf.
(42) OJK. 2019. FAQ Pinjaman Fintech. https://www.ojk.go.id/id/kanal/iknb/data-dan-statistik/direktori/fintech/Pages/FAQ-Kategori-Umum.aspx
(43) Republik Indonesia. 2018. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/82680/pp-no-23-tahun-2018
(44) Kementerian Keuangan. 2015. Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 105/PMK.05/2015. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/115502/pmk-no-105pmk052015
(45)Fika Nurul. 2021. Pemerintah Naikkan Plafon KUR Jadi Rp 373,17 Triliun, Pinjaman Bisa Hingga Rp 100 Juta. https://money.kompas.com/read/2021/12/30/104000726/pemerintah-naikkan-plafon-kur-jadi-rp-37317-triliun-pinjaman-bisa-hingga-rp
(46) Republik Indonesia. 2008. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2008. https://jdih.esdm.go.id/peraturan/UU%20No.%2036%20Thn%202008.pdf

Opportunity Lainnya

Peluang Investasi Pendidikan Digital
Peluang Investasi Pendidikan Digital
Lihat detail
Manajemen Rantai Pasokan Akuakultur
Manajemen Rantai Pasokan Akuakultur
Lihat detail
Pengelolaan Limbah Terpadu untuk Limbah Komersial dan Rumah Tangga
Pengelolaan Limbah Terpadu untuk Limbah Komersial dan Rumah Tangga
Lihat detail